7 Strategi Marketing B2C yang Terbukti Ampuh

Menentukan strategi pemasaran bisnis B2C memang bisa dikatakan susah susah gampang karena selera dari para konsumen yang menjadi target utama juga susah ditebak dan sering berubah ubah. Ditambah lagi, strategi marketing yang diterapkan untuk bisnis B2C juga sangat berbeda dengan strategi bisnis B2B.

Meski sekarang ini ada banyak tips serta strategi marketing B2C di internet, namun hanya beberapa saja yang bisa dikatakan sangat efektif. B2C sendiri adalah kepanjangan dari Business to Customer yakni model bisnis yang dilakukan dari pihak produsen pada konsumen secara langsung.

Konsumen biasanya punya permintaan berbentuk jasa atau produk dimana pelaku bisnis hadir untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Sedangkan untuk produk yang dijual dalam bisnis ini bisa berupa produk jadi atau juga bisa siap pakai seperti makanan siap santap, pakaian, jasa cuci mobil dan masih banyak lagi. Agar anda bisa lebih mudah menjalankan bisnis ini, berikut akan kami berikan beberapa strategi marketing B2C yang terbukti ampuh dan cocok untuk diterapkan dalam bisnis.

1. Prioritaskan Perhatian di Website e-Commerce

Jika berbicara tentang bisnis B2C di era digital, maka website tidak pernah lepas dari pembahasan. B2C e-commerce merupakan salah satu lahan bisni yang subur dan menjanjikan sekarang ini. Untuk itu, investasi pada web e commerce juga menjadi strategi awal yang harus anda lakukan dalam marketing B2C.

Ada 3 karakteristik utama yang harus anda dalam web e commerce agar dapat mendukung strategi marketing B2C  yang anda jalani:

  • Responsif: Website responsif sudah menjadi sebuah keharusan ditambah lagi karena pengguna smartphone yang terus meningkat. Website responsif akan memudahkan anda untuk menargetkan pasar yang potensial sekaligus memanjakan pengguna smartphone supaya tampilan web tetap terlihat menyenangkan ketika diakses lewat smartphone.
  • Cepat: Kecepatan juga menjadi segalanya sebab menjadi impresi pertama yang dirasakan pelanggan. Anda mungkin saja kehilangan konsumen potensial sebelum mulai menawarkan apa pun hanya karena waktu loading web yang lambat. Untuk itu, investasikan sumber daya dan tenaga di kecepatan loading website yang anda miliki.
  • Desain yang sesuai: Desain web juga sama pentingnya dengan kedua poin diatas karena menjadi identitas brand yang anda miliki. Desain web akan membantu pelanggan untuk mengingat karakter dari brand anda sehingga strategi marketing berikutnya bisa anda eksekusi dengan baik.

2. Berikan Edukasi Lewat Strategi Content Marketing

Semua strategi digital marketing tidak akan berhasil jika tidak didukung dengan kualitas konten yang baik. Untuk itu, anda juga tidak boleh melupakan konten dalam strategi marketing B2C. Peran konten pada strategi marketing B2C memiliki sifat yang vital sebab tidak hanya berguna untuk mendeskripsikan serta menjual fitur menarik produk, namun juga bisa mempengaruhi keputusan membeli para pelanggan dengan cara menumbuhkan rasa percaya para pelanggan terhadap brand anda.

Agar bisa mengeksekusi strategi content marketing, maka media yang dipilih juga sangat beragam dan anda bisa memulainya dengan blog dan sosial media. Pastikan juga anda memasang iklan pada platform seperti YouTube, Instagram serta Facebook agar exposure brand bisa lebih besar sekaligus mendatangkan konsumen potensial untuk bisnis yang lebih banyak.

Digital Marketing :

3. Berikan Layanan Terbaik

Layanan konsumen tidak hanya tentang menerima telepon atau membalas email keluhan dari para pelanggan, namun anda juga bisa memanfaatkan layanan pelanggan sebagai cara meningkatkan pertumbuhan bisnis. Dengan menyediakan layanan pelanggan, maka anda bisa menyapa pelanggan secara langsung serta membantu pelanggan untuk menemukan produk terbaik yang sesuai dengan kebutuhan.

Interaksi human to human juga terbukti lebih disukai serta efektif untuk menghilangkan keraguan dari para pelanggan ketika mengambil keputusan untuk membeli sekaligus mengarahkan pelanggan supaya bisa lebih cepat menuju ke halaman check out supaya transaksi bisa diselesaikan.

Layanan pelanggan sendiri tidak berhenti sampai di transaksi saja, namun anda masih bisa memberikan pelayanan pelanggan yang maksimal sesudah pembelian untuk meningkatkan kepuasaan dan kepercayaan pelanggan pada produk anda.

4. Perkuat Faktor WOW serta Berikan Harga Bersaing

Perlu anda ketahui jika produk yang menjadi andalan anda sekarang ini bukan satu satunya produk yang diinginkan para konsumen sebab anda harus bersaing dengan produk dari kompetitor sebelum akhirny konsumen membuat keputusan untuk membeli produk anda. Pada titik ini, faktor WOW atau USP [Unique Selling Point] harus anda miliki agar strategi marketing B2C bisa semakin optimal.

Faktor WOW ini akan sangat membantu memposisikan bisnis anda pada pasar dan juga menjelaskan keunggulan dari produk anda dibandingkan kompetitor. Apabila ini bisa anda komunikasikan dengan jelas serta tepat lewat strategi marketing, maka pelanggan bisa dengan mudah mengingat anda dibandingkan para kompetitor.

Ada banyak faktor WOW yang bisa anda tambahkan ke dalam produk seperti menyediakan berbagai pilihan variasi produk, mengoptimalkan fitur tertentu pada produk, memberikan layanan konsumen selama 24 jam sampai kemudahan waktu pembelian serta pengiriman barang. Bukan hanya faktor WOW yang bisa memikat pelanggan untuk membeli produk, namun kombinasikan juga dengan harga yang bersaing karena konsumen lebih ingin memilih produk dengan harga serupa namun lebih banyak keuntungan yang bisa diperoleh.

Advertising :

5. Pahami Semua Kebiasaan Konsumen

Strategi marketing bertujuan supaya bisa menarik minat konsumen sehingga perilaku konsumen menjadi salah satu aspek terpenting lain yang harus anda pertimbangkan dalam strategi marketing B2C. Jika anda keliru dalam menganalisa perilaku konsumen, maka bisa berdampak pada strategi marketing secara keseluruhan.

Masing masing industri mempunyai segmentasi konsumen yang berbeda dengan perilaku konsumen yang juga berbeda sehingga strategi marketing terampuh dalam sebuah industri belum tentu cocok ditetapkan untuk industri lainnya. Agar anda bisa memahami perilaku dari konsumen, maka anda harus mengetahui apa saja yang mereka butuhkan, apa yang mereka mau, bagaimana cara mereka menghabiskan uang dan cara berbelanja.

Dengan lebih memperhatikan beberapa hal tersebut, maka anda bisa memetak metakan kebiasaan para konsumen menjadi sebuah target pasar dan juga strategi marketing yang tepat untuk setiap customer journey mereka pada saat itu.

6. Buat Kontes dan Giveaway

Semua orang rata rata sangat suka mengikut kontens khususnya jika disertakan juga dengan hadiah yang besar sehingga ini juga bisa dijadikan sebagai strategi marketing B2C untuk bisnis anda. Kontes yang anda buat juga tidak harus mewah dan berbentuk offline. Denga bantuan teknologi sekarang ini, anda juga bisa dengan mudah membuat kontes di blog atau media sosial dimana anda meminta para pelanggan untuk menjawab beberapa pertanyaan seputar produk anda atau juga bisa memberikan feedback pada produk anda.

Tujuan utama dari kontes ini adalah untuk melancarkan jalan strategi marketing B2C sehingga pastikan kontes yang anda buat tersebut bisa memberikan feedback untuk mendukung strategi marketing anda berikutnya. Anda bisa meminta peserta kontes untuk follow akun sosial media, memberikan like di Instagram, subscribe di YouTube, mention pada Twitter atau menulis email.

Supaya kontes bisa memberikan dampak marketing yang besar, maka perhatikan hadiah yang akan anda berikan yakni harus berhubungan dengan bisnis anda seperti kupon diskon, voucher belanja, freebies dan masih banyak lagi.

7. Pakai Paid Advertising

Strategi marketing B2C yang terakhir adalah menggunakan paid marketing meski anda memang harus menyediakan budget khusus. Anda bisa menggunakan Search Engine Marketing, LinkedIn ads, promoted tweets hingga online banner ads yang semuanya ini dinamakan dengan paid advertising. Meski anda harus mengeluarkan dana tersendiri, namun paid advertising ini juga menjadi strategi marketing B2C yang sangat ampuh untuk kemajuan bisnis anda.

Strategi marketing B2C memang bukan hal asing untuk kita dan sebagai seorang konsumen pun, kita sudah sering terpapar dengan trik B2C setiap hari. Meski terdengar tidak asing, namun strategi marketing B2C yang anda jalani belum tentu berhasil dan tepat pada sasaran sehingga beberapa strategi yang sudah kami berikan diatas bisa anda contoh untuk memaksimalkan penjualan dalam bisnis anda.

Default image
Marissa
Full Time Blogger, Writing, Freelancer Professional, Web Development

Leave a Reply